STRATEGI PENERAPAN PELAYANAN PUBLIK BERBASIS E-GOVERNMENT DI INDONESIA PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Izzul Facthu Reza

Abstract


Hingga saat ini, masih banyak ditemukan banyak permasalahan pelayanan publik di Indonesia, seperti buruknya kualitas produk layanan, rendahnya akses bagi kaum marjinal, hingga ketiadaan mekanisme pengaduan layanan. Salah satu inovasi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mendayagunakan e-government dalam pelayanan publik. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang dapat dikembangkan dalam mengoptimalkan pelayanan publik berbasis e-government di era revolusi industri 4.0. Terdapat beberapa strategi yang dapat diterapkan dalam pelayanan publik berbasis e-government di era revolusi industri 4.0 ini, yaitu: 1) Penerapan Sistem Satu Data; 2) Penggunaan Model Penerimaan Teknologi sebagai Acuan Pengembangan Sistem E-Government; 3) Strategi Whole of Government dalam Pemberian Pelayanan; 4) Pelaksanaan Pengaturan Kerja Fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN); dan 5) Optimasi Peran Sekolah Vokasi dalam Mengembangkaan Teknologi Kerja.


References


Affairs, U. N. (2018). United Nations E-Government Survey 2018. New York: United Nations.

Committee, M. A. (2004). Connecting Government: Whole of Government Responses to Australia’s Priority Challenges. Canberra : Commonwealth of Australia. Dipetik January 27, 2020, dari http://www.apsc.gov.au/mac/connectinggovernmenti.htm

Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2003). The New Public Service: Serving Not Steering. New York: M.E Sharpe.

F.D., D. (1989). Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology. MIS Quarterly, 13(3).

Group, W. B. (2011). Electronic Government Procurement: Mexico's Compranet Pilot Project. Washington: World Bank.

Hianusa, K. (2019, September 25). Kompas.com. Diambil kembali dari Kompas.com: https://kompas.id/baca/utama/2019/09/25/mckinsey-2030-23-juta-pekerjaan-hilang-namun-akan-muncul-46-juta-pekerjaan-baru/

Indrajit, R. E. (2006). Electronic Government: Konsep Pelayanan Publik Berbasis Internet dan Teknologi Informasi. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Kemenperindag. (2018, March 27). Making Indonesia 4.0. Making Indonesia 4.0. Jakarta, Indonesia: Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Mahsyar, A. (2011, Oktober). Masalah Pelayanan Publik di Indonesia dalam Perspektif Pelayanan Publik. Otoritas: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(2), 81-90.

Office, U. K. (2000). Electronic Government Services for the 21st Century. London: United Kingdom Cabinet Office.

Rahardjo, B. (2001). Membangun E-Government. Bandung: Institut Teknologi Bandung Press.

Rahayu, N. (2019, Mei 7). Warta Ekonomi. Diambil kembali dari Warta Ekonomi: https://www.wartaekonomi.co.id/read226785/mengenal-revolusi-industri-dari-10-hingga-40

Yappika. (2011, Juni). Yappika-ActionAid. Diambil kembali dari https://yappika-actionaid.or.id/potret-besar-buruknya-pelayanan-publik-di-indonesia/




DOI: https://doi.org/10.37295/wp.v14i01.40

Refbacks

  • There are currently no refbacks.